RSS Feed

Temanku disangka teroris!

Meskipun aku belum membaca buku “Temanku teroris” karangan Noor Huda Ismail, namun membayangkan disangka teroris saja sudah cukup menakutkan.

Bermula dari kisah temanku Ely dan suaminya yang sedang mencari kontrakan rumah, dikarenakan rumah yang sekarang dihuni akan dijual oleh pemiliknya.
Setelah cukup lama mencari, akhirnya didapatlah sebuah rumah sederhana berukuran tidak lebih dari 96 m2 di sebuah tempat terpencil di daerah serpong. Harga pun telah disepakati oleh kedua belah pihak dan Karena sudah harus angkat kaki dari kontrakan rumah yang lama, maka temanku berkeras segera menempati kontrakan baru pada malam itu juga..
Begitu mobil pick-up yang membawa sebagian barang-barang tiba di-depan rumah kontrakan yang baru, terlihat beberapa warga sekitar menghadang.
Ely : “Ada apa pak” ?
Pemilik kontrakan : “Maaf Bu, kami keberatan Bapak dan Ibu pindah kesini, jika tidak ada alasan yang jelas”
Ely : “Lho, memangnya kenapa pak?”
Pemilik kontrakan : “Yaaa.. ngggg.. karena warga curiga dengan kepindahan yang tiba-tiba ini.. warga takut kalau Bapak dan Ibu adalah teroris!”
Ely : “Teroris?”
Pemilik kontrakan : “Ya.. teroris.. karena Ibu memakai jilbab yang panjang dan Bapak juga berjenggot..”
Ely : “Astagfirullah..”

Setelah mendapat penjelasan yang panjang dan surat keterangan dari ketua RT rumah kontrakan yang lama, Ely dan suaminya akhirnya baru bisa menempati rumah tersebut keesokan harinya. Alhamdullilah.

Advertisement

About vittawijaya

Asian Female

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.